Sejarah Desa Long Paliran
Pada zaman dahulu suku badeng berkampung di muara anaksungai cabang Sungai baliu di serawak Malaysia. Yang Bernama long paleran zaman ke zaman semakin banyak penduduk tinggal ditempat itu dan susah mencari kebutuhan hidup sehingga Sebagian kecil penduduk ingin Kembali ke Sungai lurah tempat asal mereka semula, sehingga seorang pemimpin yang Bernama lumai Bilung mengajak sekelompok suku badeng memisah diri dari suku badeng di Sungai paleran serawak Malaysia. Lumai bilung pemimpin suku badeng yang ke Sungai pujungan beberpa tempat persingahan yaitu di Long Nyinbung cabang Sungai jelet hulu Sungai pujungan lalu pindah ke long paying kemudian pindah dari long payang ke long Ma’a yang sekarang di sebut ka badeng beberapa waktu mereka bermukim disitu banyak orang yang meninggal dunia yang disebut (SALA’ AMEN) Sehingga mereka harus Kembali ke long payang untuk menunggu waktu yang baik untuk berpindah
Kemudian mereka pindah dari long payang ke long Sungai Da’a yang sekarang disebut LONG PALIRAN. Pada Zaman Belanda Umai Bilung mau Kembali lagi kemalaysia. Tetapi orang Belanda berkata tidak perlu pindah kemalaysia nama tempat pemukiman dimalaysia yaitu LONG PALIRAN diberi nama Sungai Da’a sehingga nama Sungai Da’a yang sekarang disebut LONG PALIRAN pembukan tempat pemukiman, Lokasi pemukiman masih diselimuti hutan yang subur, tumbuhan yang menghijau, diatas tanah yang datar dan lereng di tumbuhi pohon dan Semak yang masih lebat hiduplah sekelompok Masyarakat suku kenyah badeng dengan rukun dan damai meskipun penduduk dalam kehidupan primitive, pada beberapa waktu-kewaktu mereka semakin bertambah banyak dan masih tingal dirumah panjang dari atap daun. Ada 5 buah rumah yang diberi nama OMA LEBENG, OMA AKUNG, OMA LEBU, OMA DEMBA, OMA NTA’YANG pada suatu hari terjadilah kebakaran yang hebat sehingga mengakibatkan perpindahan ke long kedayan. Kemudian Sebagian besar penduduk desa long paliran pindah ke long bena dan Sebagian kecil yang masih tinggal di long paliran zaman ke zaman penduduk semakin banyak sehingga pada tahun 1983 ada beberapa keluarga yang pindah ke berau dan pada tahun 1989 perpindahan terjadi sekitar 70?ri jumlah penduduk desa Long Paliran pindah ke binai kab. Bulungan. Dan masih ada beberapa yang masih menetap sampai desa palirann menjadi desa yang otonom hingga sampai saat ini. Nama-nama kepala desa long paliran dari tahun ke tahun
1. Lumai Bilung ( 1800-1940)
2. Ngerung Irang (1941-1950)
3. Laling Laing (1951-1950)
4. Baya Irang ( 1969-1977)
5. Jan ALUNG (1978-1999)
6. Lampung Baya (2000-2010)
7. Gang Njuk ( 2011-2016)
8. Belawan Ngang ( 2022-2023)
Baca juga: